Home » » Kesenian Kuda Lumping Hampir Punah

Kesenian Kuda Lumping Hampir Punah

Liuk gemulai gerakan seluruh tubuh dan diringi suara rencak gamelan yang mendayu-dayu disertai letusan kecil ayunan pecut, membuat suasana pertunjukan jaranan atau Kuda Lumping memukau ratusan pengunjung tak beranjak dari tempatnya.

Adat kesenian tradisional jaranan tersebut digelar masyarakat khususnya suku Jawa. Namun sangat disayangkan seiring kemajuan zaman, seni luhur warisan nenek moyang kita itu harus timbul tenggelam ditelan modernisasi zaman. Hal ini kemungkinan disebabkan semakin berkurangnya keinginan dan pengetahuan masyarakat terhadap kesenian jaranan itu. Padahal daya tarik jaranan mempunyai nilai lebih dibandingkan musik orgen tunggal (OT). Malah sekarang mereka lebih melirik dan menggandrungi hiburan orgen tunggal ketimbang kesenian tradisonal jaranan.

Hanya sedikit warga suku Jawa yang menjadikan Jaranan ini sebagai salah satu acara dalam pernikahan dan acara lainnya. Mereka lebih memilih hiburan yang penuh dengan hiruk pikuk musik dan lagu-lagu. Mungkin karena Jaranan ini sudah tua sehingga dianggap kuno, atau memang sudah tidak diminati lagi. Padahal, kesenian tradisional ini sangat bagus. Selain melestarikan kesenian tradisional, kesenian ini juga sebagai salah satu pemersatu suku jawa terutama yang ada di perantauan.
Itulah informasi terbaru dari sanha. Apabila anda merasa tertarik dengan informasi yang saya posting hari ini. Anda bisa menyebarluaskan informasi ini dan tentunya sesuai etika yang baik. Semoga artikel Kesenian Kuda Lumping Hampir Punah bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa bagikan ke teman anda dengan cara share dibawah ini.
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Info Terbaru

Popular Posts

Followers

 
Support : Toko RPP | Berita Cerita Kisah | Info Kampus
Copyright © 2013. Berita Cerita dan Kisah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger